Regulasi biasanya bukan hal pertama yang terlintas dalam pikiran saat memikirkan DeFi. Namun, semakin jelas bahwa bahkan "Wild West" yang tanpa-izin (permisionless) pun harus menemukan cara untuk mengintegrasikan dirinya ke dalam infrastruktur keuangan dan kerangka peraturan yang ada. Kepatuhan bukanlah pilihan melainkan sebuah persyaratan.
Polimec memberikan solusi untuk ini — sambil menghindari jebakan terpusat (centralized) yang akan menimbulkan risiko bagi perantara atau pihak lain.
Bagaimana Hal Ini Dapat Dicapai?
DeFi yang mematuhi peraturan menggabungkan elemen kepatuhan ke dalam arsitektur DeFi tingkat lanjut. Sebuah sistem berdasarkan kredensial yang dikeluarkan oleh penyedia pihak ke-tiga tepercaya memungkinkan variasi modern pemeriksaan KYC dan AML sambil menjaga privasi — tidak ada informasi pribadi yang disimpan secara langsung di rantai (on-chain).
Ini menambahkan lapisan transparansi lain ke DeFi tanpa mengorbankan kedaulatan data: pengguna tetap memutuskan apa yang akan dibagikan dan kapan akan membagikannya.
Manfaat utama DeFi yang menarik jutaan pengguna selama beberapa tahun terakhir, seperti DeFi dengan sifatnya yang tanpa-izin, yang memberikan akses langsung ke semua hal (agar menghindari perantara yang mahal atau privasi tingkat tinggi), tetap ada.
Prosesnya Sederhana
Desain Polimec memungkinkan kepatuhan terhadap peraturan yang ada dengan tetap menjaga privasi data, dan pengguna tetap independen. Prosesnya mudah: yang perlu dilakukan pengguna hanyalah mengklaim kredensial KYC/AML dengan nama samaran dari pilihan pihak ke-tiga yang tepercaya dan teregulasi.
Penyedia kredensial adalah satu-satunya pihak yang memegang data pribadi yang sebenarnya. Penyedia juga merupakan titik kontak awal bagi pembuat peraturan jika ada investigasi terhadap aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.
Kredensial yang dapat digunakan kembali ini fleksibel, dan memungkinkan penyimpanan informasi tentang yurisdiksi, informasi yang relevan dengan putaran pendanaan tertentu, atau kriteria khusus kategori peserta (misalnya, kriteria untuk investor institusional).
Keuntungan “Regulasi Berdasarkan Kode”
Cara mencapai kepatuhan ini membuka kekuatan penuh DeFi dan hadir dengan beberapa keuntungan:
· Nama samaran: Pengguna dapat tetap menggunakan nama samaran di rantai seperti yang terjadi saat ini — tidak ada informasi pribadi yang disimpan langsung di rantai, namun semua transaksi dan peserta jaringan dapat diproses dengan cara yang sesuai dengan peraturan.
· Keamanan: Pengguna mendapat manfaat dari keamanan dan akuntabilitas yang lebih tinggi dalam kasus di mana kode, pada kenyataannya, ternyata tidak benar-benar menjadi undang-undang (lihat, misalnya, kasus Mango Markets dan CFTC vs Eisenberg belakangan ini).
· Aksesibilitas: Memasukkan fitur kepatuhan penting menjembatani kesenjangan dengan mainstream, dengan menghadirkan kejelasan terkait masalah hukum. Membuat DeFi lebih menarik bagi investor tradisional dan institusional di seluruh dunia.
Apa yang Dapat Kita Harapkan Ke Depannya?
DeFi yang mematuhi peraturan membutuhkan diskusi terbuka antara semua pihak yang terlibat untuk mencari solusi terbaik — solusi yang cocok untuk semua orang, regulator, dan pengguna akhir. Pendekatan Polimec memberikan solusi seperti itu sambil mempertahankan prinsip inti kripto, seperti kepercayaan dan transparansi.
_____
Catatan: Diterjemahkan dari laman resmi Medium Polimec untuk dibagikan secara umum sebagai edukasi dan promosi oleh Duta Polimec.
Sumber:
https://polimec.medium.com/when-defi-meets-regulations-d5126ada4102
Media terkait: